Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com
Al-Khawarizmi (780-850 M) adalah seorang ilmuwan Persia yang terkenal dalam bidang matematika, astronomi, dan geografi. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi.
Latar Belakang
Al-Khawarizmi lahir di Khawarizm, sebuah wilayah di sebelah timur Laut Kaspia, Persia (sekarang Uzbekistan).
Ia hidup pada masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah, yang merupakan salah satu periode keemasan dalam sejarah Islam.
Kontribusi dalam Matematika
Al-Khawarizmi memberikan kontribusi besar dalam bidang matematika, terutama dalam pengembangan aljabar. Ia menulis buku “Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wa’l-Muqabala” yang menjadi dasar bagi pengembangan aljabar modern.
Dalam buku ini, ia memperkenalkan konsep variabel, konstanta, dan operasi aljabar.
Kontribusi dalam Astronomi
Al-Khawarizmi juga memberikan kontribusi besar dalam bidang astronomi. Ia menulis buku “Zij al-Sindhind” yang berisi tabel astronomi dan metode perhitungan posisi bintang dan planet.
Ia juga membuat metode untuk menghitung waktu shalat dan menentukan arah kiblat.
Kontribusi dalam Geografi
Al-Khawarizmi juga memberikan kontribusi besar dalam bidang geografi. Ia menulis buku “Kitab Surat al-Ard” yang berisi deskripsi geografis tentang dunia, termasuk peta dan koordinat geografis.
Pengaruh
Al-Khawarizmi mempunyai pengaruh besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Eropa dan dunia Islam.
Buku-bukunya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan menjadi dasar bagi pengembangan matematika dan astronomi di Eropa pada Abad pertengahan.
Warisan
Al-Khawarizmi dianggap sebagai salah satu ilmuwan terbesar dalam sejarah Islam.
Ia telah memberikan kontribusi besar dalam bidang matematika, astronomi, dan geografi, dan telah mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan di seluruh dunia.
Nama “aljabar” sendiri berasal dari judul buku “Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wa’l-Muqabala”.












