Ayatullah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Ditakuti Israel dan Barat

Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com


Ayatullah Ali Khamenei merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Iran. Ia lahir pada tanggal 19 April 1939 di Mashhad, Iran. Berikut ini adalah perjalanan kehidupan dan kariernya.

Masa Muda dan Pendidikan

Khamenei berasal dari keluarga yang religius dan memiliki latar belakang sebagai seorang ulama.

Ia mempelajari ilmu-ilmu agama di sekolah-sekolah agama di Mashhad dan kemudian di Qom, salah satu pusat pendidikan agama Syiah terbesar di dunia.

Karier Politik

Khamenei terlibat dalam gerakan oposisi terhadap rezim monarki Iran pada tahun 1960-an dan 1970-an.

Ia menjadi salah satu pendukung utama Revolusi Iran pada tahun 1979 yang dipimpin oleh Ayatullah Khomeini.

Setelah revolusi, Khamenei menjadi salah satu tokoh penting dalam pemerintahan Iran dan menjabat sebagai Presiden Iran dari tahun 1981 hingga 1989.

Pemimpin Tertinggi Iran

Setelah kematian Ayatullah Khomeini pada tahun 1989, Khamenei dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran oleh Majelis Pakar, sebuah lembaga yang terdiri dari ulama-ulama terkemuka di Iran.

Ia telah menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran selama lebih dari tiga dekade dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam kebijakan politik, ekonomi, dan sosial di Iran.

Kebijakan dan Pengaruh

Khamenei memiliki pengaruh yang besar dalam kebijakan Iran, termasuk dalam bidang politik, ekonomi, dan luar negeri.

Ia dikenal sebagai pendukung kuat program nuklir Iran dan memiliki pandangan yang keras terhadap Israel dan Amerika Serikat.

Kontroversi dan Kritik

Khamenei juga telah menghadapi kritik dan kontroversi karena kebijakannya yang dianggap otoritarian dan penindasan terhadap oposisi politik dan hak-hak asasi manusia di Iran.

Kesimpulan

Ayatullah Ali Khamenei merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Iran. Ia telah menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran selama lebih dari tiga dekade dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam kebijakan politik dan sosial di Iran.

Warisannya masih diperdebatkan hingga hari ini, namun pengaruhnya dalam sejarah Iran tidak dapat disangkal.

Writer: Haris MaungEditor: Haris Maung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *