Ibnu Khaldun, Ilmuwan Muslim Pelopor Sosiologi Modern Dunia

Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com


Berikut adalah penjelasan lengkap tentang Ibnu Khaldun, seorang tokoh besar dalam peradaban Islam di mana pemikirannya mempengaruhi dunia.

Nama Lengkap dan Latar Belakang

  • Nama Lengkap: Abū Zayd ‘Abd ar-Rahmān ibn Muhammad ibn Khaldūn al-Hadramī.
  • Lahir: 27 Mei 1332 M / 732 H di Tunis, Afrika Utara (sekarang Tunisia).
  • Wafat: 17 Maret 1406 M / 808 H di Kairo, Mesir.
  • Gelar: Ibnu Khaldun dikenal sebagai Bapak Ilmu Sosiologi, Filsuf, Sejarawan, Ekonom, dan Negarawan Muslim.

Latar Keluarga

Ibnu Khaldun berasal dari keluarga bangsawan Arab keturunan Hadramaut, Yaman, yang hijrah ke Afrika Utara setelah penaklukan Muslim di Andalusia. Keluarganya dikenal sebagai ilmuwan, pejabat tinggi, dan cendekiawan.

Pendidikan Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun Belajar Al-Qur’an sejak kecil dan menghafalnya. Menguasai bahasa Arab, Fiqih Maliki, Hadits, Tafsir, serta ilmu logika (mantiq), filsafat, dan sastra. Ia juga berguru pada ulama terkemuka seperti Al-Ābili (filsafat), Al-Maqari, dan lainnya.

Karir Politik dan Administrasi

Mengawali karir sebagai sekretaris di Kesultanan Hafsiyah (Tunis). Pindah ke Fez (Maroko), berkarir di Dinasti Marinid, kemudian ke Granada, Andalusia sebagai diplomat.

Berulang kali menduduki posisi sebagai menteri, hakim (Qadhi), dan penasehat politik dalam berbagai dinasti di Afrika Utara. Di akhir hidupnya, menjadi Qadhi Maliki tertinggi di Kairo.

Karya Terbesar: Muqaddimah

Muqaddimah adalah pendahuluan dari kitabnya yang berjudul Kitāb al-‘Ibar wa Dīwān al-Mubtada’ wal-Khabar.

Dalam Muqaddimah, Ibnu Khaldun menganalisis sejarah secara ilmiah, mengembangkan teori tentang:

  • Ilmu Sosial dan Peradaban (Umran)
  • Siklus Dinasti (Asabiyyah)
  • Ekonomi dan Pajak (Teori pajak regresif)
  • Pengaruh Iklim terhadap karakter manusia

Ibnu Khaldun dianggap sebagai pelopor sosiologi modern, dan teorinya digunakan oleh ilmuwan barat hingga saat ini.

Gagasan Penting

  • Asabiyyah Solidaritas kelompok sebagai penggerak kebangkitan atau kejatuhan dinasti.
  • Umran Ilmu tentang peradaban dan masyarakat.
  • Ekonomi Mengupas tentang pajak, produksi, perdagangan, dan pengaruhnya terhadap stabilitas negara.

Sejarah Menolak narasi sejarah hanya sebagai cerita, tapi harus dianalisis secara kritis.

Kesimpulan

Ibnu Khaldun adalah pionir dalam ilmu sosiologi dan historiografi. Gagasannya tentang asabiyyah, peradaban (umran), dan analisis sejarah menjadikannya salah satu intelektual Muslim paling berpengaruh sepanjang masa.

Referensi

  1. Ibn Khaldun: An Intellectual Biography oleh Robert Irwin.
  2. Muqaddimah, terjemahan Franz Rosenthal, Princeton University Press.
  3. Zaidan, A. (1996). Filsafat Sejarah Ibnu Khaldun, Pustaka Pelajar.
  4. Rosenthal, F. (1958). The Muqaddimah: An Introduction to History, Princeton University Press.
  5. Syahrial, A. (2018). Ibnu Khaldun: Konsep Negara, Kekuasaan dan Peradaban, Pustaka Al-Kautsar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *