Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com
Berikut adalah penjelasan lengkap tentang kelompok tentara bayaran yang masih aktif di dunia beserta sepak terjang mereka.
Tentara Bayaran (Mercenaries)
Tentara bayaran (mercenaries) adalah pasukan atau individu bersenjata yang bertempur bukan atas nama negara atau ideologi, tetapi demi keuntungan finansial.
Fenomena tentara bayaran terus eksis di berbagai konflik global, bahkan di abad ke-21, meskipun dikecam oleh hukum internasional seperti Konvensi Jenewa dan Konvensi PBB tentang Tentara Bayaran (1989).
Namun, mereka terus berkembang dalam bentuk perusahaan militer swasta (Private Military Company/PMC) yang kadang beroperasi secara legal.
1. Wagner Group (Rusia)
Wagner Group adalah kelompok tentara bayaran paling terkenal dari Rusia, dikenal karena keterlibatan mereka di Ukraina, Suriah, Libya, Sudan, Mali, dan berbagai negara Afrika lainnya.
Meskipun pemerintah Rusia menyangkal keterlibatan langsung, Wagner sering didukung logistik oleh negara.
Wagner berperan dalam operasi tempur langsung, pelatihan militer, bahkan pengamanan sumber daya alam seperti tambang emas dan minyak.
Contoh Keterlibatan:
- Invasi Ukraina (2022-2023), garis depan di Bakhmut.
- Penjaga tambang emas di Sudan dan Republik Afrika Tengah.
BBC News – Wagner Group
2. Blackwater (Akademi/Constellis, Amerika Serikat)
Blackwater adalah perusahaan tentara bayaran asal Amerika Serikat yang terkenal karena keterlibatannya di Irak dan Afghanistan. Setelah skandal pembantaian warga sipil di Nisour Square, Irak (2007),
Blackwater mengganti nama menjadi Xe Services, kemudian menjadi Academi, dan akhirnya bergabung dengan Constellis Group. Mereka menyediakan jasa pengamanan VIP, logistik militer, dan pelatihan.
Contoh Keterlibatan:
- Irak dan Afghanistan (2003-2011), termasuk pengawalan konvoi militer dan diplomatik.
- Operasi pengamanan di Afrika dan Timur Tengah.
The Guardian – From Blackwater to Constellis
3. G4S (Inggris)
G4S adalah salah satu perusahaan keamanan terbesar di dunia yang juga menyediakan layanan militer non-konvensional, seperti penjagaan fasilitas strategis, transportasi uang, hingga operasi keamanan di zona konflik.
Walau tidak seperti Wagner atau Blackwater yang aktif dalam pertempuran langsung, G4S sering digunakan oleh pemerintah untuk operasi pengamanan sensitif.
Contoh Keterlibatan:
- Penjagaan penjara militer di Irak.
- Keamanan fasilitas minyak dan gas di Afrika.
Reuters – G4S Operations
4. STTEP International (Afrika Selatan)
Specialised Tasks, Training, Equipment and Protection (STTEP) adalah perusahaan militer asal Afrika Selatan, didirikan oleh Simon Mann dan mantan anggota Executive Outcomes (EO).
Mereka terkenal dalam operasi kontra-pemberontakan dan anti-terorisme di Afrika.
Contoh Keterlibatan:
- Nigeria dalam operasi melawan Boko Haram (2015).
- Operasi rahasia di Afrika Tengah dan Barat.
Al Jazeera – STTEP Profile
5. Executive Outcomes (EO) – Revival
Executive Outcomes adalah kelompok tentara bayaran legendaris dari Afrika Selatan yang aktif pada 1990-an, terlibat di Angola dan Sierra Leone.
Walau secara resmi dibubarkan pada 1998, beberapa laporan menunjukkan adanya kebangkitan EO dalam skala lebih kecil melalui STTEP atau entitas lain di bawah radar.
Contoh Keterlibatan:
- Angola (1993-1995) melawan UNITA.
- Sierra Leone (1995) melawan RUF.
BBC Archive – Executive Outcomes
Catatan Tambahan
Beberapa kelompok tentara bayaran atau PMC lain yang masih eksis antara lain:
DynCorp International (AS): Fokus pada pelatihan polisi di Afghanistan, Irak.
Mozart Group (Ukraina): Mantan pasukan Barat yang membantu Ukraina melawan Rusia.
RSB Group (Rusia): Saingan Wagner di pasar militer swasta Rusia.
China Security and Protection Group (Tiongkok): PMC China yang fokus di Afrika dan Timur Tengah.
Kesimpulan
Kelompok tentara bayaran saat ini lebih cenderung tampil sebagai perusahaan militer swasta dengan layanan legal, namun praktik mereka sering tumpang tindih dengan aktivitas ilegal, kekerasan, dan eksploitasi sumber daya.
Peran mereka terus berkembang seiring konflik global dan kekosongan kekuasaan di negara-negara konflik.
Referensi
- https://www.bbc.com/news/world-60947877
- https://www.theguardian.com/world/2019/feb/07/blackwater-founder-prince-constellis-trump
- https://www.reuters.com/article/us-g4s-contracts-idUKKCN1VC1BI
- https://www.aljazeera.com/news/2015/3/13/south-african-mercenaries-behind-boko-haram-pushback
- https://www.bbc.com/news/world-africa-27643487











