Mohammad Hatta, Sang Proklamator yang Tersingkir

Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com


MOHAMMAD HATTA: PERJALANAN HIDUP SANG PROKLAMATOR 

Profil Singkat

  • Nama Lengkap: Dr. H. Mohammad Hatta
  • Lahir: 12 Agustus 1902, Fort de Kock (sekarang Bukittinggi), Sumatera Barat, Hindia Belanda
  • Wafat: 14 Maret 1980, Jakarta, Indonesia
  • Gelar: Bapak Proklamator Indonesia, Wakil Presiden Pertama RI (1945–1956), Bapak Koperasi Indonesia

Masa Kecil & Pendidikan

Mohammad Hatta lahir dari pasangan Haji Mohammad Djamil (keturunan ulama Minangkabau) dan Siti Saleha.

Ayahnya meninggal ketika Hatta berusia 8 bulan, sehingga ia dibesarkan oleh keluarga ibunya.

Pendidikan Dasar: Sekolah Melayu, Bukittinggi

Sekolah Menengah: Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), Padang

Sekolah Tinggi: Prins Hendrik School, Batavia (Jakarta)

Studi di Belanda: Ekonomi di Handels Hogeschool (sekarang Erasmus University Rotterdam), lulus tahun 1932 dengan gelar “Doctorandus in de economie”.

Selama di Belanda, Hatta aktif di organisasi “Perhimpunan Indonesia (PI)” dan menjadi pemimpinnya. Ia juga terpengaruh oleh pemikiran sosialis-demokrat dan nasionalis.

Perjuangan Kemerdekaan

1927: Ditangkap pemerintah Belanda bersama aktivis PI lainnya, dibebaskan setelah pembelaan terkenalnya, “Indonesia Free”.

1932: Kembali ke Indonesia dan bergabung dengan “Pendidikan Nasional Indonesia (PNI-Baru)” pimpinan Soekarno.

1934–1942: Dibuang ke Digul, Banda Neira, dan Sukabumi oleh Belanda karena aktivitas politiknya.

1945: Anggota BPUPKI/PPKI yang merumuskan dasar negara dan konstitusi.

Peran dalam Proklamasi & Pemerintahan

17 Agustus 1945: Bersama Soekarno, memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

1945–1956:

  • Menjadi Wakil Presiden pertama RI.
  • Merancang kebijakan ekonomi dan diplomasi internasional.
  • Tokoh kunci dalam perjuangan diplomasi melawan Belanda (Perjanjian Linggarjati, Renville, KMB).

1956: Mengundurkan diri dari jabatan wapres karena perbedaan pandangan dengan Soekarno.

Pemikiran & Karya

Pemikiran:

  • “Ekonomi Kerakyatan”: Penggagas koperasi sebagai pilar ekonomi Indonesia.
  • Demokrasi: Pendukung sistem parlementer dan oposisi otoritarianisme.

Karya Tulis:

  • “Indonesia Free” (pidato pembelaan di pengadilan Belanda, 1928)
  • “Ekonomi Terpimpin” (1963)
  • “Memoir” (autobiografi, 1979)

Akhir Hayat & Warisan

Wafat pada 14 Maret 1980 di Jakarta, dimakamkan di TPU Tanah Kusir.

Diberikan gelar “Pahlawan Proklamator” dan “Bapak Koperasi Indonesia”.

Namanya diabadikan dalam Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan berbagai institusi pendidikan.

Mohammad Hatta dikenang sebagai tokoh yang sederhana, intelektual, dan konsisten memperjuangkan demokrasi serta keadilan sosial.

Referensi

  1. Hatta, Mohammad. (1979). “Memoir”. Jakarta: Tintamas.
  2. Rose, Mavis. (1987). “Indonesia Free: A Political Biography of Mohammad Hatta”. Cornell University Press.
  3. Kahin, George McT. (1952). “Nationalism and Revolution in Indonesia”. Cornell University Press.
  4. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). “Dokumen Perjuangan Mohammad Hatta”.
  5. Pusat Studi Hatta. (2002). “Mohammad Hatta: Pejuang, Negarawan, Ekonom”. Bukittinggi.

Responses (40)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *