Samudera Pasai, Bangkit dan Runtuhnya Kesultanan Islam Pertama di Nusantara

Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com


SAMUDERA PASAI: KERAJAAN ISLAM PERTAMA DI NUSANTARA 

Pendahuluan

Kesultanan Samudera Pasai (juga disebut Samudera-Pasai atau Pasai) adalah kerajaan Islam pertama di Nusantara yang berdiri di pesisir utara Sumatra (sekarang Aceh) pada abad ke-13 M.

Kesultanan ini memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara dan menjadi pusat perdagangan serta intelektual pada masanya.

Sejarah Berdirinya

Lokasi: Terletak di wilayah Aceh Utara, dekat Lhokseumawe.

Pendiri: Sultan Malik al-Saleh (Meurah Silu), yang memerintah sekitar 1267–1297 M.

 Catatan Tiongkok: Dinasti Yuan menyebut “Sumutala” sebagai kerajaan yang menjalin hubungan diplomatik.

Hikayat Raja-raja Pasai: Naskah Melayu kuno yang mencatat sejarah kerajaan.

Koin Emas Pasai: Bukti arkeologis berupa mata uang dengan tulisan Arab.

Masa Kejayaan

  • Perdagangan: Pasai menjadi pelabuhan penting di Selat Malaka, mengekspor lada, kapur barus, dan emas.
  • Penyebaran Islam: Ulama seperti Ibnu Batutah (1345 M) mencatat Pasai sebagai pusat Islam yang maju.
  • Hubungan Internasional: Menjalin hubungan dengan India, Persia, Tiongkok, dan Malaka.

Struktur Pemerintahan

  • Sultan: Pemimpin tertinggi yang juga berperan sebagai pemimpin agama.
  • Pembantu Sultan: Terdapat jabatan seperti *Bendahara* (Menteri Keuangan) dan *Laksamana* (Panglima Laut).
  • Hukum: Berbasis syariat Islam dengan pengaruh adat Melayu.

Kemunduran dan Runtuhnya

  • Serangan Majapahit (1339 M): Disebutkan dalam Negarakertagama, tetapi Pasai tetap bertahan.
  • Bangkitnya Kesultanan Malaka: Menggeser dominasi Pasai dalam perdagangan.
  • Invasi Portugis (1521 M): Menghancurkan Pasai, kemudian wilayahnya diambil alih oleh Kesultanan Aceh Darussalam.

Warisan Budaya dan Pengaruh

  • Bahasa dan Sastra: Pasai menjadi pusat sastra Melayu-Islam (contoh: *Hikayat Raja-raja Pasai*).
  • Pendidikan Islam: Ulama Pasai menyebarkan Islam ke Jawa, Malaka, dan Patani.
  • Arsitektur: Makam Sultan Malik al-Saleh menjadi situs bersejarah.

Kesimpulan

Kesultanan Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pionir di Nusantara yang berperan dalam perdagangan, penyebaran Islam, dan kebudayaan Melayu.

Meski runtuh pada abad ke-16, pengaruhnya tetap hidup dalam sejarah Nusantara dan Asia Tenggara.

Referensi

  1. Ricklefs, M.C. (2008). “A History of Modern Indonesia Since c. 1200”. Palgrave Macmillan.
  2. Hall, D.G.E. (1981). “A History of South-East Asia”. Macmillan.
  3. “Hikayat Raja-raja Pasa” (transkripsi oleh A.H. Hill).
  4. Ibnu Batutah, “Rihlah” (Perjalanan ke Samudera Pasai).
  5. “Yingya Shenglan” (Catatan Tiongkok Dinasti Ming).
  6. Penelitian Arkeologi: Temuan koin emas dan makam Islam kuno di Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *