The Great Famine, Masyarakat Irlandia Mengenang Kebaikan Sultan Turki

Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com


Berikut penjelasan lengkap mengenai peristiwa Kelaparan Besar di Irlandia serta hubungannya dengan bantuan dari Kesultanan Turki Utsmaniyah (Ottoman Empire):

KELAPARAN BESAR DI IRLANDIA (THE GREAT FAMINE)

Latar Belakang

Kelaparan Besar Irlandia (1845–1852) adalah tragedi kelaparan nasional yang menghancurkan populasi Irlandia. Penyebab utamanya adalah kegagalan panen kentang akibat infeksi jamur Phytophthora infestans (penyakit hawar daun kentang).

Kentang adalah makanan pokok utama bagi sebagian besar penduduk miskin Irlandia. Ketika penyakit ini menyerang, produksi kentang hancur total.

  • Awal kelaparan: 1845
  • Puncak kelaparan: 1847, dikenal sebagai “Black ’47”
  • Korban jiwa: Sekitar 1 juta orang meninggal.
  • Migrasi besar-besaran: Lebih dari 1,5 juta orang emigrasi ke Amerika Serikat, Kanada, Australia.

Penyebab Utama

  • Ketergantungan berlebihan pada kentang sebagai makanan pokok.
  • Kegagalan panen selama beberapa tahun berturut-turut.
  • Kebijakan kolonial Inggris yang tidak responsif, termasuk ekspor pangan dari Irlandia ke Inggris tetap berjalan meski rakyat kelaparan.
  • Sistem kepemilikan tanah yang menindas petani lokal Irlandia.

Bantuan Kesultanan Turki Utsmaniyah (Ottoman Empire)

Siapa yang Memberi Bantuan?

Sultan Abdulmejid I (memerintah 1839–1861), pemimpin Kesultanan Turki Utsmaniyah saat itu, dikenal karena empati dan keinginannya membantu rakyat Irlandia yang menderita kelaparan.

Kronologi Bantuan

Tahun 1847, Sultan Abdulmejid I dikabarkan ingin menyumbangkan £10.000 untuk rakyat Irlandia.

Namun, Duta Besar Inggris mendesak Sultan untuk mengurangi bantuannya menjadi £1.000, karena Ratu Victoria hanya menyumbang £2.000 dan tidak ingin terlihat “lebih rendah” dari Sultan.

Meskipun secara resmi Sultan menyumbang £1.000, ada bukti kuat bahwa tiga kapal Ottoman penuh makanan dan bantuan kemanusiaan dikirim secara diam-diam ke Irlandia, khususnya ke kota pelabuhan Drogheda.

Fakta Menarik

Kapal Turki harus melanggar blokade pelabuhan oleh Inggris untuk bisa menyalurkan bantuan ke wilayah yang sangat membutuhkan.

Kota Drogheda sampai saat ini mengenang peristiwa ini dengan baik, termasuk dengan adanya simbol Bulan Sabit (simbol Ottoman) di logo klub sepak bola lokal Drogheda United FC.

Pada tahun 1853, kota Drogheda mengirimkan surat penghargaan kepada Sultan.

Pengakuan Sejarah

Di Irlandia, bantuan Kesultanan Ottoman dikenang sebagai simbol solidaritas lintas bangsa.

Pada 1995, Presiden Irlandia Mary Robinson mengunjungi Turki dan secara resmi berterima kasih atas bantuan tersebut.

Pada tahun 2006, plakat peringatan dipasang di Drogheda untuk mengenang kebaikan hati Sultan Abdulmejid I.

Referensi

  1. Christine Kinealy, Charity and the Great Hunger in Ireland: The Kindness of Strangers (2013).
  2. BBC, “The Irish Famine: A Story of Despair, Resistance and Survival”.
  3. Irish Times, “When Sultan Abdülmecid of Turkey helped famine victims in Ireland,” 2015.
  4. Drogheda Independent, “Drogheda Remembers Ottoman Sultan’s Generosity,” 2006.
  5. Turkish Ministry of Foreign Affairs archives, “The Story of Ottoman Aid to Ireland during the Great Famine.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *