Turkish Pirates, Kisah Bajak Laut yang Diakui oleh Negara

Kerjasama Pemberitaan/Iklan:
Contact Person: (0878-9163-1225). e-mail: bewarasiliwangi9@gmail.com


Bajak laut Utsmaniyah (Ottoman) memainkan peran penting dalam memperluas pengaruh Kesultanan Utsmaniyah di Mediterania, terutama pada abad ke-16.

Berikut adalah kisah beberapa bajak laut Utsmaniyah paling terkenal beserta referensi sejarahnya:

1. Hayreddin Barbarossa (Khair ad-Din)

  • Nama Asli: Hızır Reis
  • Masa Aktivitas: 1478–1546
  • Julukan: “Barbarossa” (Janggut Merah)

Kisah

Hayreddin Barbarossa adalah laksamana dan bajak laut legendaris yang menguasai Mediterania.

Bersama saudaranya, Oruç Reis, ia memulai kariernya sebagai privateer (bajak laut yang sah) di bawah kekhalifahan Utsmaniyah.

Setelah Oruç tewas dalam pertempuran melawan Spanyol (1518), Hayreddin mengambil alih komando dan diangkat sebagai “Kapudan Pasha” (Laksamana Tertinggi) oleh Sultan “Suleiman yang Agung”.

Prestasi Utama

  • Menguasai Aljazair (1529) dan menjadikannya basis Utsmaniyah di Mediterania Barat.
  • Memenangkan Pertempuran Preveza (1538) melawan armada gabungan Spanyol, Venesia, dan Paus.
  • Membangun dominasi Utsmaniyah di Mediterania hingga kematiannya (1546).

Bradford, E. (1968). “The Sultan’s Admiral: The Life of Barbarossa”

Bostan, I. (2013). “Ottoman Maritime Power in the 16th Century”.

2. Turgut Reis (Dragut)

  • Masa Aktivitas: 1485–1565
  • Julukan: “Pedang Islam”

Kisah

Turgut Reis adalah murid Barbarossa dan salah satu laksamana terhebat Utsmaniyah.

Ia terkenal karena keahliannya dalam perang laut dan pengepungan. Pada 1551, ia merebut Tripoli (Libya) dari Ksatria Malta dan menjadi gubernur di sana.

Prestasi Utama

  • Mengalahkan armada Spanyol di Pertempuran Ponza (1552).
  • Memimpin pengepungan Malta (1565), tetapi tewas dalam pertempuran.

Crowley, R. (2008). “Empires of the Sea: The Siege of Malta”.

Currey, E. H. (1910). “Sea-Wolves of the Mediterranean”.

3. Oruç Reis (Baba Oruç)

  • Masa Aktivitas: 1474–1518
  • Julukan: “Baba Oruç” (Bapak Oruç)

Kisah:

Oruç adalah saudara Hayreddin Barbarossa dan pelopor perlawanan terhadap Spanyol di Afrika Utara.

Ia mendirikan basis di Aljir sebelum akhirnya terbunuh dalam pertempuran melawan Spanyol.

Prestasi Utama

  • Mendirikan negara bajak laut di Aljir (1516).
  • Menjadi simbol perlawanan Muslim terhadap Reconquista Spanyol.

Jamieson, A. (2012). “Lords of the Sea: A History of the Barbary Corsairs”.

4. Piyale Pasha

  • Masa Aktivitas: 1515–157
  • Peran: Laksamana Utsmaniyah

Kisah

Piyale Pasha adalah laksamana Utsmaniyah yang bekerja sama dengan Turgut Reis.

Ia memenangkan Pertempuran Djerba (1560) melawan Spanyol, salah satu kemenangan terbesar Utsmaniyah di Mediterania.

Guilmartin, J. F. (1974). “Gunpowder and Galleys: Changing Technology and Mediterranean Warfare”.

5. Kemal Reis

  • Masa Aktivitas: 1451–1511
  • Peran: Privateer dan Laksamana

Kisah

Paman dari Barbarossa bersaudara, Kemal Reis adalah pelaut ulung yang membantu Utsmaniyah melawan Venesia dan Spanyol. Ia gugur dalam badai laut (1511).

Brummett, P. (1994). “Ottoman Seapower and Levantine Diplomacy in the Age of Discovery”.

Kesimpulan

Bajak laut Utsmaniyah seperti Barbarossa dan Turgut Reis bukan hanya perompak, tetapi juga laksamana yang memperkuat kekuatan maritim Kesultanan Utsmaniyah.

Mereka berperan dalam konflik melawan rival Ottoman seperti Spanyol, Venesia, dan Ksatria Malta.

Referensi

  1. İnalcık, H. (1973). “The Ottoman Empire: The Classical Age”.
  2. Pryor, J. H. (1988). “Geography, Technology, and War: Studies in the Maritime History of the Mediterranean”.

Responses (3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *